Trent Alexander Tak Gentar Hadapi Idolanya di Final Liga Champions

Trent Alexander Tak Gentar Hadapi Idolanya di Final Liga Champions
Trent Alexander Tak Gentar Hadapi Idolanya di Final Liga Champions

Trent Alexander Tak Gentar Hadapi Idolanya di Final Liga Champions

Trent Alexander Tak Gentar Hadapi Idolanya di Final Liga Champions – Trent Alexander-Arnold, mengaku tak gentar saat bertemu Cristiano Ronaldo. Yang tidak lain tidak bukan adalah idolanya sendiri, dalam final Liga Champions 2017-2018. Kedua tim akan bermain di Kiev, Ukraina, Sabtu (26/5/2018) atau Minggu dini hari WIB. Trent memang mengakui pernah menjadi fans Ronaldo ketika dirinya masih kecil. Namun, rasa itu gugur ketika Ronaldo memilih untuk memperkuat Manchester United. Trent mengakui Ronaldo pemain yang luar biasa dan Ronaldo melakukan hal yang spesial saat bermain. Bek yang kini berusia 19 tahun itu kemudian menunjukkan rasa optimistis untuk menjegal Real Madrid dalam final Liga Champions. Statistik yang Trent torehkan musim ini tentu saja sangat menakjubkan. 26 Mei nanti Liverpool harus berusaha menghentikan Ronaldo dan seluruh pemain Real Madrid.

Pemain lulusan akademi Liverpool tersebut menganggap pertemuan dengan idolanya yaitu Ronaldo sebagai ujian dalam kariernya sebagai pesepak bola. Dengan bertemunya Ronaldo sebagai sosok pemain besar, atau salah satu pemain terbaik sepanjang masa, akan menjadi sangat terhormat berhadapan dengannya. Dalam duel nanti, Real Madrid mengincar hat-trick alias gelar ketiga secara berturut-turut atau trofi ke-13 secara keseluruhan. Sementara itu, Liverpool, yang sudah lima kali juara kompetisi ini, ingin menuntaskan puasa gelar selama enam tahun.

Trent Alexander-Arnold Belajar Dari Kesalahan yang Lalu

Trent Alexander-Arnold, mengaku sudah banyak belajar dari kesalahannya selama musim ini berjalan. Trent tercatat tampil apik musim ini. Hal tersebut menjadi kunci utama Trent menembus skuad utama dan mempertahankan kepercayaan yang diberikan manajer Juergen Klopp. Trent mengakui ada banyak naik-turun yang mungkin tidak banyak orang lihat saat latihan dan di luar lapangan. Dirinya juga mengatakan bahwa perkembangannya tidak selalu berjalan mulus karena ada banyak bentuk kesalahan. Namun, Trent selalu belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut. Klopp juga sangat berpengaruh kepada pekembangannya. Klopp kerap mempercayai Trent untuk bermain sejak menit pertama dimulai. Trent mengaku tidak pernah berpikir untuk dapat berada dalam situasi saat ini. Dia juga beryukur mendapat posisi di tim utama. Kunjungi Agen Taruhan Terbaik AG303.

Baca Juga :

Liverpool Manfaatkan Status Underdog Lawan Real Madrid

Lini Tengah Liverpool Perlu Direnovasi

Dilema Mo Salah Antara Timnas Atau Liverpool

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*