Perbedaan Gaya Melatih Antara Ole Gunnar Solskjaer dan Jose Mourinho di Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer Memberikan Dampak Baik Dibanding Jose Mourinho - Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku kembali menemukan ketajamannya.
Ole Gunnar Solskjaer Memberikan Dampak Baik Dibanding Jose Mourinho - Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku kembali menemukan ketajamannya.

Ole Gunnar Solskjaer Memberikan Dampak Baik Dibanding Jose Mourinho

Ole Gunnar Solskjaer Memberikan Dampak Baik Dibanding Jose Mourinho – Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku kembali menemukan ketajamannya. Selama Manchester United ditangani oleh Ole Gunnar Solskjaer. Melawan Newcastle United dan menjadi starter saat berhadapan dengan Reading di putaran ketiga Piala FA. Dalam dua laga tersebut, Sanchez mampu mencetak dua gol untuk Manchester United. Yang menarik, Lukaku juga berhasil memperoleh catatan spesial di dua laga tersebut. Romelu Lukaku selalu mampu mencetak gol kala melawan Newcastle United di Liga Inggris dan Reading di Piala FA.

Ketika masih berstatus sebagai pemain Man United, Solskjaer bermain dalam 366 pertandingan selama 11 tahun (1996 sampai 2007), 150 di antaranya sebagai pemain pengganti. Selama itu dia mencetak 126 gol; 29 sebagai pemain pengganti, plus 33 golnya di 15 menit terakhir pertandingan. Tak heran julukan Super Submelekat pada diri Solskjær.

Sedang gaya bermain United juga tak lagi membosankan layaknya di era Jose Mourinho. The Red Devils kini lebih bergairah, ofensif, dan mencetak banyak gol. Terbukti, mereka memiliki rerata tiga gol per partai selama diasuh Solskjaer. Solskjaer tunjukkan Filosofi sepakbolanya, yaitu sepakbola cepat dan kuat. Filosofi yang disebutnya sesuai dengan sejarah emas United.

“Cepat dan kuat. Itulah kami, Manchester Unitedi! Ketika Anda memiliki pemain seperti yang kami miliki dengan kecepatan Paul [Pogba], Anthony [Martial], Alexis [Sanchez], Romelu [Lukaku], [Marcus] Rashford … itulah cara kami bermain dengan Andy, Yorkie, Giggsy, dan Becks di sisi-sisi lapangan, Anda menyerang dengan cepat ketika Anda bisa,” tutur Solskjaer

Apa yang Solskjær lakukan sebenarnya sederhana. Dia membebaskan para pemainnya, seperti yang dia ucapkan pada konferensi pers pertamanya: “[agar para pemain] menjadi anak-anak lagi, yang cinta bermain sepakbola.” Solskjær sejauh ini berhasil mendapatkan yang terbaik dari anak-anak asuhnya, terutama Paul Pogba yang “disetrap” Mourinho. Ketika ditanya apakah Ole akan membangun permainan United di sekitar Pogba, dia menjawab formalitas: “Paul adalah salah satu pemain top dunia.” Pogba menunjukkan demikian dengan mencetak 4 gol dan 4 asis. Kunjungi Juga Agen Taruhan Bola Terbaik AG303.

Baca juga:

5 Kemenangan Beruntun, Manchester United Melaju ke Babak Empat Piala FA

Tottenham Hotspurs Hajar Klub Asal Kota Liverpool Dengan Skor Telak!

Ambisi Arsenal Lanjutkan Tren Kemenangan Ketika Melawat Ke Markas Tim League One!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*